merayakan ulang tahun kcli yang pertama

ini semua adalah dokumentasi yang bercerita tentang kegiatan komunitas chevrolet luv indonesia [kcli] yang diberi nama “1st gathering kcli” atau “1st anniversarry kcli” atau ulang tahun komunitas chevrolet luv indonesia yang ke satu di pantai goa cemara, desa gadingsari, kecamatan sanden, kabupaten bantul, provinsi yogyakarta.

Di depan sebuah toko yang menjual skateboard di Surabaya, aku dan temanku bersiap-siap untuk berangkat ke Bantul, Yogyakarta. Semua perbekalan kami naikkan ke dalam bak mobil Chevrolet LUV PickUp 1978 KBD 25. Rencananya kami akan singgah di kota Nganjuk, di rumah salah satu teman kuliah kami dulu, untuk berjumpa dengan teman-teman sesama pemilik mobil Chevrolet LUV yang berada di Nganjuk dan sekitarnya.

Road to Indonesia Chevrolet LUV Community 1st Anniversary. ROAD to KCLI 1st Anniversary.
Ini video pendek perjalanan menuju ke lokasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia.
Maaf, title di video salah ketik, maksudnya “ROAD” bukan “RODA”.

Kami sampai di Nganjuk dalam kondisi hujan, tapi tidak terlalu lama dan deras. Setelah kami tiba di rumah teman kuliah kami dulu, kami langsung memberi kabar kepada teman-teman sesama pemilik mobil Chevrolet LUV yang berada di Nganjuk dan sekitarnya. Dalam waktu yang tidak begitu lama, dua ratusan pemilik mobil Chevrolet sudah datang dan berkumpul dengan kami [maaf, ini hoax, faktanya ada dua orang pemilik mobil Chevrolet LUV yang datang]. Seorang dari mereka berasal dari Kediri dan yang seorang lagi berasal dari Nganjuk. Sayangnya kedua teman kami ini tidak ikut bersama kami ke Bantul, Yogyakarta untuk menghadiri kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia [KCLI].

Road to Indonesia Chevrolet LUV Community 1st Anniversary. ROAD to KCLI 1st Anniversary.
ni video pendek ketika singgah di Nganjuk dalam perjalanan menuju ke lokasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia. Video by Mahameru Inc.

Selepas magrib kedua teman kami, sesama pemilik mobil Chevrolet LUV, beranjak pamit untuk pulang. Aku dan temanku menghabiskan waktu bertiga bersama teman kuliah kami dulu. Karena kami bertiga sama-sama teman lama, situasinya jadi seperti waktu dulu ketika masih kuliah [we’re such like a fucking tripod]. Kami selesaikan makan malam dan meninggalkan satu “kaki tripod” di kecamatan Pace, Nganjuk untuk melanjutkan perjalan kami menuju Bantul, Yogyakarta, saat itu sekitar pukul 9 malam dan kami masih singgah lagi di Solo atau Surakarta untuk berjumpa dengan teman-teman sesama pemilik mobil Chevrolet LUV yang berada di Solo atau Surakarta.

Kami sudah memasuki Sragen dan kami saat itu sedang emosi menghadapi tingkah sopir bus Sumber Selamat yang sebelumnya dikenal dengan nama Sumber Fucking Kencono hingga akhirnya emosi kami teredam saat memasuki wilayah Solo atau Surakarta. Ketika sudah tiba di Solo atau Surakarta, cuacanya cukup cerah dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Segera kami memberi kabar kepada teman-teman LUVer [julukan untuk pemilik mobil Chevrolet LUV] yang berada di Solo atau Surakarta untuk menjumpai kami di depan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kami tiba dan kami parkir mobil pas di depan gerbang masuk Universitas Sebelas Maret Surakarta lalu kami duduk di sebuah warung untuk memesan makan dan minum sambil menunggu teman-teman LUVer datang.

Setelah kami berjumpa dengan para LUVer Solo atau Surakarta, kami diajak mereka nongkrong di tempat yang lebih oke, sayangnya aku lupa nama tempatnya, yang jelas tempat nongkrongnya memang rame dan oke. Kurang lebih kami nongkrong hingga pukul 2 pagi sebelum akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Bantul, Yogyakarta. Kali ini teman-teman sesama pemilik mobil Chevrolet LUV dari Solo atau Surakarta ikut bersama kami beriringan menuju ke Bantul, Yogyakarta untuk menghadiri kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia, kurang lebih ada dua ratusan mobil Chevrolet LUV [sekali lagi maaf, itu hoax, faktanya ada dua mobil, satu mobilku dan yang satu lagi mobil LUVer Solo atau Surakarta].

Menjelang pagi iring-iringan mobil Chevrolet LUV kami tiba di pantai Goa Cemara. Sebelumnya sempat mampir untuk makan di sebuah pasar yang aku sudah lupa namanya. Di depan pantai Goa Cemara, mobil Chevrolet LUV milik teman kami dari Solo atau Surakarta sempat terjebak pasir di tepi jalan ketika sedang putar balik. Sedikit seru karena mobil Chevrolet LUV milikku akhirnya berhasil menolong mobil Chevrolet LUV milik teman kami dengan menariknya.

Kami datang paling awal di lokasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia. Kami hanya berenam, aku dan temanku serta tiga teman LUVer Solo atau Surakarta ditambah satu anak dari salah satu teman LUVer Solo atau Surakarta. Di lokasi aku mendirikan tenda yang telah aku bawa dari Surabaya agar kami semua bisa beristirahat di dalamnya, sekedar untuk berbaring dan memejamkan mata sejenak.

Aku bangun dari tidur sekitar pukul 9 pagi dan ketika keluar tenda, aku menjumpai banyak teman-teman LUVer yang sudah datang di lokasi kegiatan. Segera setelah mandi, aku menyapa dan berkenalan dengan mereka. Tidak begitu lama, kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia akhirnya dimulai dan dibuka oleh salah satu pendiri Komunitas Chevrolet LUV Indonesia. Agenda kegiatannya dimulai dengan perkenalan sesama anggota KCLI, lalu pemotongan tumpeng perayaan satu tahun berdirinya Komunitas Chevrolet LUV Indonesia, lalu membahas tentang rencana-rencana KCLI ke depan, lalu makan-makan dibarengi dengan ramah tamah sesama anggota KCLI, setelah itu penutupan kegiatan dan dilanjutkan dengan konvoi iring-iringan mobil Chevrolet LUV dari pantai Goa Cemara ke pusat kota Bantul, Yogyakarta [mohon dikoreksi kalau salah]. Konvoi iring-iringan ini diikuti oleh semua mobil Chevrolet LUV yang hadir, kurang lebih ada seribu lima ratusan mobil Chevrolet LUV yang konvoi beriring-iringan [sekali lagi maafkanlah, ini benar-benar hoax, faktanya tidak lebih dari dua puluh mobil yang ikut konvoi].

Konvoi iring-iringan mobil Chevrolet LUV berakhir di sebuah lapangan, semacam alun-alun. Beberapa peserta ada yang langsung pulang dan beberapa lagi masih berhenti dan berkumpul di lapangan tersebut. Dengan sedikit seduhan kopi, kami duduk melingkar untuk berdoa bersama sebagai bentuk perpisahan untuk nantinya berjumpa lagi di kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia berikutnya.

Tapi aku dan temanku masih singgah dulu dan bermalam di rumah salah satu LUVer Yogyakarta. Setelah kami istirahat dan membersihkan badan, kami diajak makan malam di sebuah warung sate klatak yang konon kata pemiliknya, warungnya itu dipake sebagai tempat shooting salah satu adegan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Tapi dengan mengesampingkan cerita itu, terus terang sate klatak ini bener-bener mantab buatku. Insya Allah kalau ada rejeki, kita makan-makan lagi di sana sambil shooting film AADC lagi, bukan AADC 3 tapi AADC-LUV [Ada Apa Dengan Chevrolet LUV].

Pagi hari aku bangun tidur dan langsung menyeduh kopi sambil menunggu temanku dan tuan rumah bangun tidur. Setelah tuan rumah dan temanku bangun tidur, aku memutuskan untuk terus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi kubersihkan tempat tidurku [kalimat terakhir ini membacanya silahkan sambil dengan bernyanyi].

Teaser: Indonesia Chevrolet LUV Community 1st Anniversary Teaser: KCLI 1st Anniversary.
Ini video pendek teaser dari dokumentasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia di pantai Goa Cemara, Bantul – Yogyakarta.

Kami sarapan bersama setelah kami selesai mandi lalu dilanjutkan dengan menyeduh kopi dan saling berbagi cerita. Hingga akhirnya sudah siang dan kami diajak jalan-jalan keliling Yogyakarta oleh teman LUVer Yogyakarta. Lalu kami pergi makan siang di sebuah warung soto. Bersamaan dengan kedatangan kami di warung soto itu, datang juga orang tua dari presiden Republik Indonesia. LUVer Indonesia memang keren, buktinya orang tua seorang pemimpin negara lebih memilih untuk makan siang di sebuah warung soto bersama LUVer Indonesia yang juga makan di situ [maaf, faktanya yang keren itu warungnya, bukan LUVer-nya].

Kami sudah kenyang setelah makan siang dan kami diajak ke sebuah pasar tradisional di Yogyakarta untuk belanja barang-barang khas Yogyakarta sebagai oleh-oleh untuk teman dan saudara di Surabaya. Mobilku ini Chevrolet LUV dengan kapasitas dan kekuatan membawa barang yang tidak diragukan lagi, jadi tidak salah kalau kami ke pasar untuk belanja oleh-oleh dan mengisi penuh bak mobilku dengan tujuan hanya untuk membuktikan kemampuan mobil Chevrolet LUV [terus terang, mobil Chevrolet LUV tidak diragukan kapasitas dan kekuatannya, tapi kapasitas dan kemampuan dompetku yang diragukan, jadi mohon maaf, faktanya temenku beli sedikit oleh-oleh dan aku tidak beli oleh-oleh sama sekali, hanya lihat-lihat saja].

Jalan-jalan sudah, urusan kuliner sudah, urusan oleh-oleh sudah, menguji kemampuan mobil Chevrolet LUV juga sudah, selanjutnya kami nongkrong di sebuah warung kopi yang lokasinya berada di bawah sebuah pohon besar dan rindang. Benar-benar nyaman dan santai suasananya. Nongkrong ini sekedar untuk mempersiapkan mental dan fisik sebelum menempuh perjalan pulang ke Surabaya. Sekitar pukul lima sore kami pamit ke teman LUVer Yogyakarta dan kami berangkat pulang ke Surabaya.

Di perjalanan antara Yogyakarta dan Solo atau Surakarta, kami dihubungi oleh teman-teman LUVer Solo atau Surakarta dan kami diminta untuk singgah dulu di Solo atau Surakarta. Kami berjumpa lagi dengan LUVer Solo atau Surakarta sekitar pukul tujuh malam dan kami diajak makan malam di sebuah warung. Di sini kami dipertemukan dengan salah satu LUVer Solo atau Surakarta yang memiliki kegemaran merekonstruksi ulang mobil Chevrolet LUV untuk dijadikan sebuah lokomotif kereta. Aku yakin, seyakin-yakinnya, bahwa engineer di pabriknya Chevrolet LUV tidak kepikiran tentang hal ini sebelumnya [ehehehe]. Satu bukti lagi bahwa LUVer Indonesia benar-benar keren.

Sekitar pukul 11 malam kami pamit dan melanjutkan perjalanan pulang ke Surabaya. Tapi ada sedikit masalah bagi kami, baru saja memasuki wilayah Sragen, mobil Chevrolet LUV milikku mengalami kerusakan. Sehingga membuat roda kemudi tidak bisa dikendalikan. Beruntung masih bisa diperbaiki oleh temanku dan kami melanjutkan perjalanan lagi. Untuk kedua kalinya, mobil Chevrolet LUV milikku mengalami kerusakan lagi, kali ini membuat kipas radiatornya tidak bisa berputar. Ini terjadi ketika kami sudah berada di tengah hutan [bukan hutan rimba apalagi hutan belantara]. Kami sudah berusaha meminta bantuan tapi tidak menemukan solusi sehingga memaksa kami harus berhenti dan bermalam di desa Tambak Selo Pelang Lor, tepatnya di depan museum Gubernur Suryo. Sedikit horor suasananya karena konon ceritanya si Gubernur Suryo ini meninggal karena dibantai oleh anggota PKI dan sisa-sisa jasadnya dimakamkan di sini.

Pagi hari kami memaksa mobil Chevrolet LUV milikku untuk jalan dengan tujuan mencari bengkel terdekat. Setelah dipaksa akhirnya kami menemukan bengkel untuk memperbaiki mobil Chevrolet LUV milikku di daerah Maospati, di dekatnya pangkalan TNI AU. Dalam hitungan menit mobil Chevrolet LUV milikku sudah kembali sehat dan kami langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Surabaya.

Di daerah Jombang kami sempat berhenti untuk istirahat sejenak lalu kembali melanjutkan perjalan pulang ke Surabaya. Hingga akhirnya kami tiba di Surabaya sekitar pukul empat sore dan kami kembali lagi ke dunia nyata, kembali ke aktivitas dan rutinitas sehari-hari…

Indonesia Chevrolet LUV Community 1st Anniversary. KCLI 1st Anniversary.
Ini video dokumentasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia di pantai Goa Cemara, Bantul – Yogyakarta.

Itulah dokumentasi kegiatan Komunitas Chevrolet LUV Indonesia. Terima kasih banyak sudah mengunjungi website-ku. Juga aku ucapkan terima kasih banyak karena sudah membaca tulisanku, silahkan dibaca tulisan-tulisanku yang lainnya jika berkenan. Mudah-mudahan bermanfaat dan jangan lupa untuk menuliskan komentar di kolom yang ada di bagian bawah tulisan ini.

Salam LUVer [bukan salam lemper],
High Smoke, Low Speed.
KCLI – Komunitas Chevrolet LUV Indonesia

(Visited 23 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *