matakota mengajak bangun smart city dengan smart citizen

…bahwa untuk membangun smart city juga dibutuhkan smart citizen. Karena membangun smart city tanpa smart citizen akan sulit tercapai. oleh karena itu untuk mewujudkan smart city, pemerintah dan masyarakat yang sudah smart dan aware perlu terintegrasi.

Matakota Mengajak Bangun Smart City Dengan Smart Citizen [An Official Press Release]

Matakota merupakan aplikasi media sosial untuk pelaporan kasus yang membutuhkan respon cepat, seperti bencana, kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, laporan kehilangan dan laporan sosial atau laporan kejadian penting lainnya.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: matakota
[pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

Tony Susanto, founder Matakota menuturkan bahwa aplikasi yang sudah digarap sejak November 2016 ini, memiliki fitur pelaporan, yaitu laporan lalu lintas, bencana, kriminal, kebakaran dan sosial. Selain fitur itu, Matakota juga memiliki fitur utama yaitu Panic Button. Fitur utama ini berfungsi untuk mendapatkan respon cepat tanggap dari instansi terkait ketika terjadi keadaan darurat.

Agar user bisa mendapatkan respon cepat tanggap, Matakota akan terhubung dengan Command Center di beberapa instansi terkait seperti Pemerintah Kota, Kepolisian, Rumah Sakit, Tim SAR dan Pemadam Kebakaran. Sehingga petugas terkait bisa langsung memberikan respon cepat tanggap kepada masyarakat ketika ada laporan keadaan darurat. Dengan begitu, secara tidak langsung akan membantu pemerintah menurunkan angka korban meninggal akibat lambatnya respon jika terjadi kecelakaan atau keadaan darurat lainnya.

Untuk menggunakan Panic Button tidak bisa sembarang orang, lantaran data user harus terverifikasi terlebih dahulu dari NIK (Nomor Induk Kependudukan) di Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil). Sedangkan user yang belum terverifikasi tidak akan bisa menekan tombol Panic Button. “Jadi setiap user yang ingin menggunakan tombol Panic Button harus terverifikasi terlebih dahulu untuk menghindari adanya fake report.”, ucap Mobile App Developer Natek Studio, Gita Hanandika.

Akan tetapi, meskipun akun belum terverifikasi, user masih bisa menggunakan fitur pelaporan untuk sharing info lalu lintas maupun melaporkan terjadinya kecelakaan, kebakaran, bencana, kriminal dan laporan sosial serta bisa mengakses beberapa info penting lainnya.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: [pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

Selain berbagi informasi penting, Matakota juga berbagi berita penting yang bermanfaat bagi user. Tidak hanya itu, Matakota juga bisa sebagai media untuk menyampaikan informasi publik dari instansi pemerintahan terkait secara langsung dengan masyarakat (user). “Pemerintah bisa menghemat biaya untuk sosialisasi atau menyampaikan informasi ke publik. Hanya dengan mengetik pengumuman pada fitur Event Update di Matakota, seluruh user akan mengetahui pengumuman tersebut pada saat itu juga.”, jelas Afietadi Kurniawan Digital Marketing Natek Studio yang akrab disapa dengan sebutan Mamak.

Inovasi Matakota tidak berhenti disitu saja. Fitur unggulan lainnya yang membuat setiap masyarakat wajib meng-install aplikasi Matakota yaitu fitur Lost and Found. Fitur ini berfungsi sebagai pelacak barang hilang yang membutuhkan bluetooth dan GPS (Global Positioning System) untuk menemukan barang tersebut dengan memanfaatkan community based user Matakota. Sehingga barang hilang mudah ditemukan.

Menurut Arwani, Mobile App Developer Natek Studio lainnya, mengatakan bahwa fitur Lost and Found ini membutuhkan sebuah perangkat yang disebut sebagai beacon, ini merupakan wujud dari pengembangan IoT (Internet of Things) yang diciptakan oleh mereka nantinya. “Nantinya kami akan memproduksi masal dan menjualnya dengan harga tidak terlalu mahal.”, paparnya.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: [pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

Tujuan pembuatan aplikasi ini sejalan dengan tujuan pemerintah, khususnya Surabaya, yang ingin menciptakan Smart City. Masyarakat saat ini sejujurnya sudah semakin cerdas dan aware terhadap sesuatu hal. “Masyarakat akan berlomba-lomba untuk menyebarkan sebuah informasi, akan tetapi informasi tersebut hanya tersebar, tidak jarang juga tanpa filter apakah informasi tersebut benar atau hoax. Oleh karena itu, dalam aplikasi Matakota terdapat fitur fake report yang berfungsi menyaring info yang tersebar bukan hoax dan mengintegrasikannya agar ada tindakan nyata.”, papar Tony.

Mamak juga mengimbuhkan bahwa untuk membangun Smart City juga dibutuhkan Smart Citizen. Karena membangun Smart City tanpa Smart Citizen akan sulit tercapai. Oleh karena itu untuk mewujudkan Smart City, pemerintah dan masyarakat yang sudah smart dan aware perlu terintegrasi. “Kami berharap dengan kami menciptakan Matakota mampu mengintegrasikan Smart Citizen dan membantu pemerintah membangun Smart City.”, jelasnya.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: [pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

Manfaat Matakota untuk Instansi Pemerintahan:
Membantu institusi berwenang untuk menerima laporan yang akurat dan real time.
Meningkatkan response time terhadap kasus gawat darurat.
Mendapatkan database titik-titik rawan kecelakaan secara real time.
Mendapatkan titik sebaran kriminalitas.
Mendapatkan area mobilitas kependudukan.
Memperluas pantauan pertolongan pertama pada bencana alam.

Manfaat Matakota untuk Masyarakat:
Masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk melakukan pelaporan keadaan darurat.
Memudahkan masyarakat mendapatkan informasi di sekitarnya.
Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Memudahkan masyarakat menemukan barang hingga orang yang hilang.
Meningkatkan awareness dan sikap hati-hati masyarakat.
Meningkatkan pasrtisipasi masyarakat untuk mewujudakan Smart City.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: [pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

Bonus video: SATLAKAR Surabaya: Menolong Sesama Adalah Kewajiban yang Mendarah Daging.

Satlakar dibentuk melalui Peraturan Walikota Surabaya Nomor 57 Tahun 2014 Tentang Satuan Relawan Kebakaran Kota Surabaya. Satlakar dibentuk dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah pemerintah Kota Surabaya.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Brahim ini, menjadi anggota Satlakar berbarti selalu siap siaga menolong sesama. Menolong kepada sesame adalah sebuah kewajiban yang mendarah daging. “Itu sudah menjadi panggilan hati. Selalu tergerak hati jika ada bencana,” jelasnya.

Bonus video: Simulasi Panic Button Matakota – Polrestabes Surabaya.
Berikan rasa aman dan nyaman untuk keluarga anda dengan tombol darurat Matakota dimanapun mereka berada.
Inovasi dari Polrestabes Surabaya untuk kita semua.

Silahkan download aplikasi Matakota di Google Play Store: [pengguna iOS harap bersabar, in shaa Allah bulan depan sudah tersedia di Apple App Store]

(Visited 14 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *